Dursun Dzhumaeva dikenal tidak hanya karena aktivitas profesionalnya, tetapi juga karena ketertarikannya pada sejarah, warisan nasional, dan halaman misterius masa lalu. Bahkan selama bertahun-tahun bekerja sebagai operator mesin di asosiasi petani Lebap di Halach etrap, ia mengabdikan waktu luangnya untuk mempelajari sejarah desa asalnya, mengumpulkan informasi tentang peristiwa masa lalu dan tokoh sejarah.
Pertama-tama, perhatiannya tertuju pada masa lalu desa asalnya, jalan hidup sesama penduduk desa yang berpartisipasi dalam Perang Patriotik Hebat, serta kesulitan yang harus dihadapi oleh perempuan yang kehilangan orang yang mereka cintai dalam perang. Dursun Jumaeva juga sangat tertarik dengan temuan sejarah yang ditemukan di benteng kuno yang terletak di wilayah desa dan etrap. Dengan mempelajari dan mengumpulkan informasi berharga ini, ia berupaya mengenal lebih dalam warisan sejarah tanah kelahirannya.
Kecintaannya terhadap sejarah dan budaya mengirim Dursun Dzhumaeva ke jalur profesional baru. Pada tahun 1985, ia memasuki departemen perpustakaan di Sekolah Tinggi Kebudayaan dan Pendidikan Ashgabat yang dinamai Gara Seyitliev. Setelah berhasil menyelesaikan studinya, ia melanjutkan karirnya sebagai pustakawan.
Oleh karena itu, dengan sengaja mengikuti minatnya, Dursun Dzhumaeva mengambil langkah penting menuju mimpinya. Jalan hidupnya menunjukkan bahwa keinginan untuk mempelajari nilai-nilai sejarah dan budaya membuka peluang baru bagi seseorang.






